Judul tulisan ini mungkin terkesan sangat provokatif dan subjektif. Tetapi bukankah itulah fungsi ruang publik? Setiap orang yang terlibat atau berpartisipasi di dalamnya berhak bersuara. Maka dari itu, tulisan ini difungsikan untuk menyuarakan pengalaman sekaligus aspirasi personal terhadap agenda kesenian tahunan, ARTJOG 2026. Gambaran tiket gelang di depan papan deretan sponsor Ini adalah tahun pertamaku mengikuti agenda seni ini. Walaupun telah tinggal selama kurang lebih dua tahun di Jogja, baru kali ini aku berkesempatan menikmati ruang pamer yang megah ini. Sedikit memberi konteks: selain ARTJOG, aku dan pasanganku cukup aktif mengikuti sejumlah pameran seni di Jogja yang kebanyakan justru tidak berbayar. Kalaupun membayar, biasanya kami hanya mengeluarkan uang untuk biaya parkir dan bensin, jarang sekali kami harus merogoh kocek untuk tiket masuk. Memang, aku tidak mengulas keseluruhan pameran seni bebas biaya yang pernah kami datangi. Bukan karena pamerannya tidak bagus, o...
Berbagi pandangan bukanlah hal yang salah. Sepakat maupun tidak sepakat merupakan pilihan masing-masing. Selamat berbagi dan jangan lupa bernafas !