Langsung ke konten utama

Postingan

When Elites Insist the Civilians to Criticize them Politely, but they actually don’t give a sht?

Pertama-tama, tulisan kecil-kecilan ini berangkat dari keresahanku ketika  secara berulang menemukan pola yang aneh di masa-masa demonstrasi di Indonesia. Pola ini adalah, ketika masyarakat menyampaikan aspirasinya terhadap pejabat yang berkuasa, justru yang menjadi fokus utama adalah tentang bagaimana cara menyampaikannya, alih-alih fokus pada isi yang disampaikan. Fenomena ini menjadikan pemerintah bertindak  sebagai polisi yang mengatur cara orang berpendapat, termasuk cara mengkritik.  Sialnya, praktik ini tidak berhenti sebagai wacana moral, melainkan telah mengakar menjadi sistem yang terkodifikasi dalam konstitusi. Pasal Karet UU ITE, pasal penghinaan dalam KUHP baru, dan birokratisasi saluran aspirasi hanyalah beberapa contoh alat yang digunakan untuk membungkam suara massa. Pola ini terlihat terang-terangan, rakyat berbicara soal substansi, pemerintah merespons soal cara. By: Rakhmat.Suwandi ( https://images.pexels.com/photos/33957680/pexels-photo-33957680.jpeg ...

Review Buku "#Bincang Akhlak" Karya Takdir Alisyahbana Ridwan (Jek)

Hai! Apa kabar? Semoga selalu dalam keadaan baik. Aamiiin. Seperti yang tertera pada judul, kali ini aku akan mengulas buku karya influencer kondang bernama Takdir Alisyahbana Ridwan , atau yang akrab disapa Jek . Adapun nama buku yang aku ulas kali ini adalah #Bincang Akhlak, sebuah buku yang rilis pertama kali pada tahun 2023, terbitan Mediakita . Singkat cerita bagaimana aku bisa mendapatkan dan memilih buku ini bermula dari keinginanku untuk membeli buku di awal tahun 2025. Kebetulan pada saat itu, aku sedang berada di salah satu toko buku di Kabupaten Mojokerto, sebut saja Gramedia . Sebetulnya ada beberapa buku pilihan lain yang ingin aku bawa ke meja kasir, namun tentu saja aku harus mempertimbangkan dana yang aku bawa. Dan pilihanku jatuh pada buku yang bersampul unik ini. Aku memilih buku ini karena penasaran dengan isi buku, setelah melihat beberapa cuplikannya yang diunggah oleh pengguna media sosial. Aku mengamankan buku ini dengan harga sekitar 70 ribu dari harga asli yan...

WE LISTEN, WE DON’T JUDGE: KOMUNIKASI KONSTRUKTIF?

Hai! Kembali lagi di tulisanku yang ke-sekian. Lagi-lagi topik utama yang aku angkat dalam tulisan ini adalah murni karena keingintahuanku, dan akan lebih bermanfaat lagi jika aku bisa membagikannya kepada teman-teman semua. So , akhir-akhir ini di media sosial, ada suatu tren bernama “we listen we don’t judge.” Ada dua macam cara main yang umum dilakukan dalam tren ini, pertama, teknis yang melibatkan beberapa orang yang duduk bersama kemudian mengucapkan kalimat “we listen we don’t judge” secara serentak. Lalu masing-masing orang akan bergilir membagikan sesuatu yang mungkin belum pernah diketahui oleh peserta lainnya. Setelah membagikan sesuatu, peserta lain yang mendengarkan menurut aturan mainnya tidak diperbolehkan untuk memberikan tanggapan termasuk kritik dan komentar. Cara main seperti ini biasa ditemukan di media sosial yang output -nya berupa konten video, contohnya TikTok, Instagram, dan lain sebagainya. For your information , tren ini dimulai dalam bentuk konten video, dan...

Review Novel "Please Look After Mom" Karya Kyung Sook Shin

Halo! Kembali lagi di kolom review. Kali ini aku akan mengulas salah satu novel berjudul “ Please Look After Mom” karya Kyung Sook Shin . Jadi, novel yang aku baca ini merupakan karya terjemahan yang diterbitkan pertama kali di Korea oleh Changbi Publishers pada tahun 2008 . Sedangkan aku membaca cetakan kesepuluh yang diterbitkan pada tahun 2022 dari penerbit PT Gramedia Pustaka Utama dengan Tanti Lesmana sebagai penerjemahnya . Sedikit cerita mengapa aku membaca dan membeli buku ini adalah karena aku cukup tertarik dengan sepenggal cuplikan yang tertera di belakang buku. Aku memutuskan untuk membelinya di rentang harga 50 ribu dengan harga asli 70 ribu untuk Pulau Jawa , sebab pada saat itu aku mendapatkan potongan harga. Apakah novel ini layak untuk dibaca? Simak ulasannya berikut ini ~ Jadi novel ini bercerita tentang apa? Novel ini mengisahkan tentang keluarga yang kehilangan sosok Ibu akibat tertinggal di Stasiun Seoul , di mana pada mulanya sepasang suami-istri berencan...

PELABELAN GENDER PADA MAINAN ANAK (GENDER LABELING ON CHILDREN'S TOYS): NORMAL ATAU DINORMALISASI?

Hayoo, siapa yang pernah denger ucapan “anak laki kok main masak-masakan?” atau “anak perempuan kok main bola?” dan ucapan-ucapan serupa lainnya. Sama! Aku juga masih sering denger bahkan sampai sekarang. Pertanyaannya adalah, ucapan itu normal nggak sih atau malah dinormalisasi? Aku memang bukan dokter anak, psikolog, ahli gender dan sebagainya, hanya keingintahuanku yang membuat tulisan ini bisa hadir. Harapannya semoga teman-teman yang memiliki pertanyaan serupa bisa sedikit tercerahkan dengan tulisan ini. DEFINISI PELABELAN GENDER ( GENDER LABELING ) Sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kita memahami makna label gender. Dari salah satu bacaan yang aku temui, teori label atau labeling theory dalam ilmu sosiologi adalah suatu perspektif tentang bagaimana individu atau kelompok diberi label atau dikategorikan oleh masyarakat dan label tersebut dapat berdampak pada perilaku dan interaksi sosial mereka .  Contohnya, ketika masyarakat memberi label “anak baik” kepada anak yang...

LOLOS SIMAK UI PASCASARJANA GELOMBANG I GASAL TAHUN 2024

Halo semua! Kembali lagi dengan tulisanku yang ke sekian kalinya. Sesuai dengan judul bacaan, kali ini aku akan membagikan pengalamanku selama mengikuti ujian simak UI pascasarjana hingga kemudian dinyatakan lolos pada gelombang pertama semester ganjil tahun 2024. Seperti biasa, aku juga akan memberikan beberapa tips sebelum dan ketika mengikuti ujian simak UI pascasarjana. Ini dia ceritanya … Informasi seputar penerimaan mahasiswa baru Universitas Indonesia di berbagai jenjang bisa diakses di alamat ini . Adapun informasi yang disajikan mulai dari daftar program studi , persyaratan program studi , biaya pendidikan , dan jadwal penerimaan . Note: Link yang tertera merupakan link khusus untuk jenjang magister. Selengkapnya tentang informasi selain jenjang magister, silakan kunjungi link ini dan sesuaikan dengan jenjang studi tujuan. Selain beberapa link yang telah dibagikan di atas, ada pula link berikut ini  yang memberikan informasi terkait panduan pendaftaran dan tata car...