Langsung ke konten utama

ANALISA SIFAT/KARAKTER PRESIDEN GEORGE W BUSH


Kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang berisi tentang perlawanan terhadap terorisme diputuskan secara penuh tanggung jawab oleh Presiden sekaligus pembuat kebijakan George W Bush. Sebab insiden yang diduga melakukan pembajakan pesawat terbang dan serangan bunuh diri yang ditargetkan pada beberapa bangunan di Amerika Serikat telah memakan banyak korban, yang tentunya merupakan penduduk asli Amerika. Presiden George W. Bush menanggapi dengan serius insiden tersebut dan tak asal main untuk membentuk kebijakan yang berlandaskan against terrorism. Dengan diputuskannya kebijakan tersebut, presiden George W Bush berharap bahwa tiada lagi insiden mengerikan dan membuat sontak warga Amerika, serta terciptanya dunia yang lebih damai. Namun segala macam bentuk pertimbangan untuk memutuskan suatu kebijakan tentu akan selalu diperhatikan, termasuk di dalamnya yaitu pendapat dari pemerintah Amerika. Selain itu, terdapat faktor-faktor internal yang memengaruhi proses pembuatan kebijakan oleh George W Bush, atau yang disebut sebagai faktor karakter. Dengan adanya faktor karakter, seorang pemimpin mampu menciptakan rumusan kebijakan yang sesuai dengan apa yang ia miliki atau apa yang ia rasakan. Hal tersebut dapat ditemukan dalam sikap seorang pemimpin ketika menghadapi suatu permasalahan. Seberapa yakin seorang pemimpin untuk melaksanakan kebijakannya akan dikalkulasi melalui content of analysis atau analisa isi dari suatu pernyataan yang dilayangkan oleh seorang pemimpin terhadap suatu permasalahan. Berikut ini akan dijelaskan analisa sifat atau trait of analysis dan luapan emosi dari seorang presiden Amerika George W Bush saat menghadapi insiden 11 September 2001.

TRAIT OF ANALYSIS

1) Sikap dalam menghadapi kendala

Diksi: - “I”

-          “Strong”

Frekuensi terucap: masing-masing kata terucap dalam frekuensi 2 kali pengucapan

Analisa: sikap presiden Amerika George W Bush dalam menghadapi kendala atau masalah di hadapannya tercermin dalam beberapa kata yang di ucapkan dalam pernyataannya sesaat setelah insiden 11 September terjadi. Diantaranya yaitu penekanan pada kata ganti subjek “I” atau “saya” yang dapat diidentifikasi sebagai sikapnya secara individual dalam menanggapi masalah yang terjadi. Selain itu, kata “strong” atau kuat juga dapat mencerminkan konfidensi atau kepercayaan diri presiden George W Bush dalam mengontrol kendala yang dihadapi. Terdapat pernyataan yang diulang berkali-kali oleh Presiden George W Bush yang membicarakan tentang ketahanan Amerika meskipun telah dihantam oleh serangan teroris.

2) Keterbukaan terhadap informasi baru

Diksi: - “offices secretaries, businessmen and women, military and federal workers, moms and dads, friends and neighbors”

-          “federal agencies in Washington which had to be evacuated today are reopening for essential personnel tonight and will be open for business tomorrow. our financial institutions remain strong and the American economy will be open for business as well”

-          “I thank the many world leaders who have called to offer their condolences and assistance. America and our friends and allies join with all those who want peace and security in the world and we stand together to win the war against terrorism”

-          “our first priority is to get help to those who have been injured and to take every precaution, to protect our citizens at home around the world from further attacks”

Frekuensi terucap: masing-masing kalimat terucap dalam sekali ucapan, namun esensinya mengandung makna yang hampir sama.

Analisa: keterbukaan terhadap informasi baru adalah aspek penting untuk membentuk suatu kerangka kerja kebijakan. Dalam hal ini, pemimpin berupaya untuk mendeskripsikan berbagai macam hal yang berada di sekitarnya. Seperti yang terucap oleh Presiden George W Bush dalam pernyataan singkatnya, bahwa terdapat berbagai jenis pekerjaan yang dilakukan oleh rakyat Amerika yang kemudian menjadi korban dalam insiden 11 September 2001. Selain itu, presiden George W Bush juga menyatakan bahwa aktivitas per-ekonomian dan bisnis Amerika akan tetap berlanjut dan terbuka. Presiden George W Bush juga mengungkapkan rasa terimakasihnya terhadap berbagai pimpinan negara dan sekutunya yang turut serta dalam berduka cita dan menawarkan bantuan. Di sisi lain, presiden George W Bush mendeskripsikan kebijakannya yang lebih mementingkan kepentingan negara atau orang lain dibandingkan kepentingan dirinya sendiri.

3) Motivasi dalam memimpin

Diksi: - “Our”: our nation, our country, our government, our intelligence, our military

-          “Terrorist”

Frekuensi terucap: - “our” lebih dari 10 kali terucap

-          “terrorist” 3 kali terucap

Analisa: pada pernyataan presiden Amerika George W Bush sesaat setelah insiden 11 September terjadi, terdapat beberapa kata yang mengandung makna bahwa George W Bush lebih fokus dalam menyelesaikan permasalahan secara bersama-sama (teamwork). Penekanan pada kata “our” yang kemudian diimbuhi dengan beberapa kata yang menjelaskan bahwa pemerintah Amerika beserta jajarannya berupaya untuk melakukan pertolongan terhadap korban dan penyelesaian masalah, baik berupa penyelidikan lebih lanjut maupun aksi memerangi terorisme. Juga terdapat pernyataan bahwa tata kelola pemerintah Amerika atau yang disebut sebagai Kongres mendukung secara penuh terhadap kebijakan yang telah diputuskan oleh presiden George W Bush. Selain itu, kata “terrorist” menunjukkan bahwa presiden George W Bush mencurigai serta menuduh subjek tertentu yang menjadi dalang dibalik insiden 11 September 2001. Presiden George W Bush juga melakukan pencarian terhadap pelaku yang harus bertanggungjawab atas insiden tersebut, dan akan dibawa ke pengadilan.

EMOSI

Emosi atau faktor afektif juga dapat mempengaruhi pembuatan kebijakan luar negeri. Hal tersebut juga dapat ditemukan dalam pernyataan-pernayatan presiden terhadap masalah yang dia hadapi. Emosi didefinisikan sebagai reaksi spontan yang dapat menentukan kebijakan luar negeri. Adapun luapan emosi yang berperan dalam pembuatan kebijakan luar negeri Amerika untuk memerangi terorisme terdapat pada pernyatan presiden George W Bush. Penekanan pada kata “evil” yang diucapkan berulang-ulang menyusul kalimat yang mengutuk tindakan terror merupakan luapan emosi presiden George W Bush. “today our nation saw evil, the very worst of human nature. the search is underway for those who are behind these evil acts”. Bahkan presiden George W Bush mengutip dari alkitab yang menjadi sumber kepercayaannya, dan sekali lagi penekanan terhadap kata “evil”. “spoken through the ages in Psalm 23, even though I walk through the valley of the shadow of death, I fear no evil for you are with me”. Disebutkan juga dalam pernyataannya bahwa berbagai luapan emosi ditransformasikan sedemikian rupa menjadi luapan kesedian dan amarah.” the pictures of airplanes flying into buildings, fires burning huge huge structures collapsing have filled us with disbelief, terrible sadness and a quiet unyielding anger”. Dari segala pernyataan presiden Amerika George W Bush, maka dapat disimpulkan bahwa peran emosi dari seorang pemimpin dapat membentuk suatu kebijakan luar negeri.

Komentar

Popular Posts

PENGALAMAN TPA BAPPENAS ONLINE

Hai semua! Jumpa lagi di galeri tulisanku. Sesuai dengan judulnya, kali ini aku akan berbagi pengalamanku ketika melakukan TPA Bappenas online. Tidak sekedar berbagi pengalaman, aku juga akan memberikan beberapa tips belajar dan persiapan menjelang tes. Silakan disimak berikut ini ~ 1. TPA Bappenas merupakan singkatan dari Tes Potensi Akademik Badan Perencanaan Pembangunan Nasional . Menurut laman resmi koperasi bappenas selaku badan penyelenggara, tes ini dimaksudkan untuk mengungkap potensi intelektual. Nah hasil dari tes tersebut dapat dijadikan sebagai tolak ukur kemampuan seseorang dalam hal misalnya, melanjutkan studi S2 dan S3, promosi jabatan, sertifikasi dosen dan lain-lain. Sedangkan alasanku mengikuti tes ini adalah untuk memenuhi salah satu persyaratan untuk melanjutkan studi jenjang magister di Universitas Gadjah Mada. 2. Sama halnya dengan tes TOEFL atau tes bahasa lainnya yang bersifat resmi ( official ), TPA Bappenas juga berbayar. Dengan harga pada bulan Maret 2024 s...

SELEKSI ADMINISTRASI BEASISWA LPDP: PENILAIAN DIRI

Hai! Selamat datang kembali di galeri tulisanku. Kali ini aku akan berbagi pengalaman tentang melengkapi penilaian diri pada seleksi administrasi beasiswa LPDP tahun 2023 program reguler. Tulisan ini sangat layak untuk dibaca bagi teman-teman yang sedang menyiapkan pendaftaran beasiswa LPDP. Silakan disimak berikut ini~ Salah satu isian yang harus dilengkapi pada pendaftaran beasiswa LPDP adalah “ Penilaian Diri ”. Pada menu ini, teman-teman harus mengisi beberapa hal yang berkaitan tentang diri sendiri, yaitu kelebihan, kekurangan, pengalaman beasiswa, pengalaman membanggakan, pengalaman kurang membanggakan, hal terakhir yang diajarkan pada diri sendiri, kesalahan yang pernah dilakukan, tugas di luar lingkup dan pembeda dengan peserta lain. Karena isian data yang dilengkapi adalah seputar diri sendiri atau personal, maka peserta atau pendaftar beasiswa-lah yang sejatinya lebih tau ketika mengisi menu ini. Namun tak mengapa, aku di sini akan membantu teman-teman untuk menemukan ja...

Selangkah Lebih Dekat dengan Tuhan: Refleksi Perjalanan Spiritual dari Novel “Ziarah” Paulo Coelho

"Jika Anda sekarang merasa jauh dari Tuhan, itu bukan karena Anda ditakdirkan seperti itu, melainkan Anda masih berada di dalam perjalanan untuk mendekat kepada-Nya." Aku senang sekali mengawali ulasan buku ini dengan kutipan yang aku buat sendiri berdasarkan pengalaman membacaku. Sebagaimana judul di atas, tulisan kali ini akan mengulas salah satu karya Paulo Coelho berjudul “Ziarah” (atau dalam bahasa Inggris, The Pilgrimage ). Cover depan buku "The Pilgrimage" Sejatinya, buku ini bukan milikku, melainkan aku pinjam dari pasanganku. Kami membelinya bersama di pameran buku Gramedia “Semesta Buku”. Ini adalah buku karya Coelho pertama yang kubaca. Sebelumnya, kami, khususnya aku, hanya sering mendengar tentang karya terkenalnya, Sang Alkemis . Jadilah saat di pameran buku itu, kami memutuskan membeli dua buku Coelho sekaligus: Sang Alkemis dan Ziarah . Menurut pasanganku, memilih buku Ziarah akan membuat pengalaman membaca karya Coelho jadi lebih lengkap, k...